Selasa, 24 Juni 2014

BUKU ANTOLOGIKU


Kehidupan laksana sebuah film, dimana setiap detik adalah adegan yang harus dimainkan. Bedanya kalau di film kita bisa membaca skenarionya dulu, sedangkan di dalam hidup tidak. Beberapa adegan dalam hidup seringkali kita tidak tahu jawabannya. Atau sebenarnya ada tapi kita yang tidak tahu atau lupa? Entahlah itu misteri Ilahi. Yang jelas Rangga sangat menikmati setiap adegan dalam hidupnya. Adegan yang mempertemukannya dengan seseorang, yang membuat degup lembut dalam hatinya.

Sore itu adalah sore terindah, sore yang tak akan terhapus dari relung hati dan ingatan Rangga. Pertemuan sederhana di suatu senja yang beranjak pergi yang selanjutnya mengajarkannya akan arti sebuah kebahagiaan dan keikhlasan

Mau tahu kelanjutan kisahnya.....
Silahkan baca dan simak cerpen dengan judul "Senja Telah Pergi" pada buku antologi cerpen "Romantika Cinta"

Beli yuk...
(hahahaha maunya.....)

Minggu, 15 Juni 2014

BEBAN YANG HARUS DITANGGUNG AKIBAT TB

TB masih menjadi masalah kesehatan di tingkat dunia, dengan perkiraan kasus sebanyak 8,6 juta. TB juga masih menjadi penyebab kematian utama di banyak negara berkembang. Indonesia menduduki peringkat keempat dengan jumlah kasus TB terbanyak di dunia setelah India, Cina dan Afrika Selatan. Keempatnya adalah negara yang berkembang, menurut kategori World Bank.

Berdasarkan data dari World Bank ke-4 peringkat terbanyak kasus TB terbanyak di dunia memiliki GNI (Gross National Income) per kapita di bawah rata-rata dunia.

Sumber di sini
Rata-rata GNI dunia pada tahun 2012 adalah 10.212,3 US$. Dimana GNI ke-4 negara tersebut menurut data Bank Dunia di tahun 2012 adalah sebagai berikut :
  1. India dengan GNI sebesar 1.550,0 US$
  2. Cina dengan GNI sebesar 5. 720,0 US$
  3. Afrika Selatan dengan GNI sebesar 7.460,0 US$
  4. Indonesia dengan GNI sebesar 3.420,0 US$
GNI sendiri adalah pendapatan nasional bruto yang dikonversikan ke dollar Amerika Serikat dengan metode Atlas Bank Dunia, dibagi dengan populasi pada tengah tahun. GNI, dihitung dalam mata uang nasional, biasanya dikonversi ke dolar AS dengan kurs resmi untuk perbandingan antar negara, meskipun tingkat alternatif digunakan ketika nilai tukar resmi dinilai menyimpang dengan margin yang sangat besar dari tingkat benar-benar diterapkan dalam transaksi internasional . Untuk memuluskan fluktuasi harga dan nilai tukar, metode khusus Atlas konversi yang digunakan oleh Bank Dunia.

GNI per kapita yang rendah ini mengindikasikan kemampuan ekonomi yang lemah. Hal ini berbanding terbalik dengan Amerika Serikat yang GNI per kapita tinggi namun kasus TBnya rendah. Jadi ada korelasi antara ekonomi lemah dengan berkembangnya kuman TB.

Ekonomi Lemah & TB

Ada korelasi timbal balik antara negara dengan ekonomi lemah dan berkembangnya TB. Mari kita simak ilustrasi berikut :
Sumber : dokumentasi pribadi

Seperti ilustrasi di atas ada korelasi antara negara dengan ekonomi lemah dengan berkembangnya TB. Di negara dengan ekonomi lemah kebanyakan terjadi ledakan penduduk karena program pembatasan kelahiran tidak berhasil. Penduduk yang banyak pada suatu negara menyebabkan rantai penularan TB berkembang lebih banyak dan pesat.

Kemiskinan yang terjadi di negara dengan ekonomi yang lemah berpengaruh terhadap terjadinya malnutrisi. Terjadinya malnutri membuat TB berkembang dengan pesat atau terputusnya rantai penularan menjadi lebih sulit. Bisa di baca di sini. Malnutrisi ini berkaitan dengan daya tahan tubuh untuk melawan kuman TB

Tingkat pendidikan pada negara dengan ekonomi lemah kebanyakan rendah. Hal ini secara tidak langsung berpengaruh terhadap berkembangnya TB. Kesulitan penemuan pasien baru karena pengetahuan yang rendah dari masyarakat. Juga berpengaruh terhadap tingkat edukasi, sehingga pemahaman akan pengobatan tuntas TB tidak tercapai. Hal ini akan mengakibatkan terjadinya resistensi obat TB. Untuk lebih jelasnya bisa dibaca di sini. 

Kemiskinan juga berpengaruh terhadap gaya hidup masyarakat. Gaya hidup yang tidak baik akan menyebabkan TB akan berkembang pesat. Untuk lebih jelasnya bisa di baca di sini. Gaya hidup yang tidak baik ditunjang kemiskinan menyebabkan masyarakat hidup dalam lingkungan yang tidak baik seperti lembab, kurang ventilasi sehingga menjadi tempat yang baik untuk berkembangnya kuman TB. Untuk lebih jelasnya bisa di baca di sini. 



Dana yang banyak dibutuhkan untuk mengatasi penyakit TB. Bagaimana tidak? Untuk mendiagnosis saja butuh dana yang tidak sedikit, belum untuk pengobatan yang memerlukan 6 bulan. Kalau terjadi resistensi obat dana yang dibutuhkan akan semakin besar. Hal ini tentu saja tidak akan mampu dipenuhi oleh negara dengan ekonomi lemah, sehingga TB makin berkembang pesat.



Begitu juga sebaliknya, TB yang berkembang memberikan dampak yang buruk bagi negara ekonomi lemah. Di negara berkembang dengan ekonomi lemah TB banyak menyerang usia produktif atau dewasa muda. Hal ini menyebabkan penderita tidak bisa bekerja bahkan harus rela kehilangan mata pencariannya karena kesakitannya itu. Bahkan beberapa penderita harus berhutang untuk biaya pengobatannya. Memang ada obat gratis, tapi mereka juga butuh uang untuk biaya transportasi, perawatan dan makanan yang bergizi.



Angka kematian yang tinggi akibat TB pada usia produktif menjadi beban tersendiri bagi negara dengan ekonomi lemah. 



Angka kematian akibat TB di dunia mencapai 1,3 juta jiwa per tahun, 410.000 pada wanita dan 74.000 pada anak-anak. Sebanyak 1,1 juta Orang dengan HIV menderita TB atau 13%, dengan kematian sekitar 320.000 jiwa. Untuk kasus TB resistan obat dari 450.000 kasus, 170.000 meninggal akibat penyakit ini.

Di Indonesia, setiap tahun terdapat 67.000 kasus meninggal karena TB atau sekitar 186 orang per hari. TB adalah pembunuh nomor satu diantara penyakit menular dan merupakan peringkat 3 dalam daftar 10 penyakit pembunuh tertinggi di Indonesia (SKRT 2004). Selain itu pada usia 5 tahun ke atas, TB merupakan penyebab kematian nomor 4 di perkotaan setelah stroke, Diabetes dan hipertensi dan nomor 2 dipedesaan setelah stroke (Riskesdas 2007).
Dana yang besar akibat TB yang berkembang menjadikan beban ekonomi bagi negara dengan ekonomi lemah, sehingga semakin lemah tingkat ekomominya. Jadi jelaslah bahwa ada hubungan timbal balik antara ekonomi lemah suatu negara dengan TB yang berkembang. 

DALLY & Beban Ekonomi Akibat TB

Bank Dunia telah rnengembangkan metode pengukuran beban penyakit menggunakan Disability Adjusted Life Year (DALY) yang mengkombinasikan kehilangan tahun kehidupan produktif karena kematian prematur dengan kehilangan tahun kehidupan produktif karena disabilitas.Sejak tahun 1995 Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan Badan Litbang Kesehatan Depkes RI menggunakan metode DALY.

Untuk mengetahui beban penyakit TB di suatu negara perlu diketahui jumlah dan distribusi umur kasus baru TB yang terdapat di masyarakat setiap tahun dan jumlah serta distribusi umur penderita yang meninggal karena tuberkulosis setiap tahun.

Oleh karena sistem informasi kesehatan di negara berkembang terrnasuk Indonesia kurang mernadai. Maka beban penyakit TB biasanga diperkirakan secara tidak langsung dengan menggunakan beberapa parameter epidemiologi seperti :
  • Risiko tahunan rata-rata infeksi TB
  • Insiden sputum BTA positif
  • Proporsi kasus TB dengan BTA positif
  • CFR (Case Fatality Rate) untuk TB dengan sputum BTA positif
Beban penyakit TB  dapat dilihat dari berbagai perspektif : seperti beban dari perspektif keluarga, masyarakat dan negara.

Beban keluarga terutama menyangkut dana dan stigma negatif dari masyarakat sekitar. Seperti sudah dijelaskan di atas penderita kebanyakan usia produktif. Beban masyarakat adanya stigma negatif terhadap penderita TB menyebabkan terjadinaypengucilan penderita tersebut.

Beban penyakit TB untuk negara bisa dijelaskan seperti contoh berikut. Pada tahun 1993  total DALY di Indonesia yang hilang karena penyakit TB mencapai 5.074.140 atau 13% dari beban penyakit nasional. Dengan 2.799.849 DALY terjadi pada laki-laki dan 2.274.291 DALY terjadi pada wanita. Sebagian besar (99%) atau 5.026.026 DALY disebabkan karena kematian prematur dan kurang dari 1 % atau 48.114 DAL Y karena disabilitas.

Berdasarkan kelompok umur (sesuai besarnya DALY hilang) adalah sebagai berikut :
  • Kelompok umur 15 - 44 tahun : 3.065.267 DALY
  • Kelompok umur 45 - 59 tahun : 1.028.755 DALY
  • Kelompok umur > 60 tahun : 491.858 DALY
  • Kelompok umur 5-14 tahun : 393.138 DALY
  • Kelompok umur 0-4 tahun : 95.121 DALY
Perhitungan beban ekonomi penyakit dapat dihitung dengan beberapa pendekatan :
Berdasarkan Human Capital Approach dapat dihitung :
  • Penghasilan yang hilang karena penyakit dan disabilitas
  • Penghasilan yang hilang (seharusnya diperoleh), karena terjadi kematian prematur.
Selain itu dapat dihitung pula biaya penyakitnya sendiri yang meliputi :
  • Biaya langsung : medis dan non medis (transport)
  • Biaya tidak langsung (penghasilan yang hilang)
  • Biaya intangibel (tak dapat dihitung secara kuantitatif) seperti penderitaan, rasa sakit dan lain-lain.
Untuk sektor kesehatan, biaya pengoragisasian dan pelaksanaan program pemberantasan (termasuk gaji, bahan, administrasi, bangunan, perlengkapan dan lain-lain) harus pula diperhitungkan.

Dari perspektif  negara, TB menyebabkan kehilangan tahun-tahun produktif dalam satuan DALY sebesar 5.074.140. Bila diperkirakan GDP per kapita penduduk Indonesia adalah 950.00 US$. Maka penghasilan masyarakat yang hilang karena disabilitas dan kematian prematur sebesar 4.820.433.000 US$ atau sekitar 14,5 triliun rupiah setahun yang jauh lebih besar dari anggaran sektor kesehatan dalam setahun. Karena TB mengenai kelompok produktif (15-59 tahun), secara umum kinerja produktivitas negara juga akan berpengaruh.

Beban biaya ekonomi akibat TB yang terbaru adalah dari 40 triliun rupiah (4 Milyar USD) dengan rasio 5%,  menjadi sekitar 5 triliun rupiah (500 juta USD) pada rasio 95%. Indonesia yang saat ini berada di sekitar posisi 75%, meskipun tergolong cukup baik, beban ekonomi yang masih mesti ditanggung sebesar 1,3 juta USD dengan komposisi beban paling besar adalah sektor kematian prematur (loss of productivity due to premature death) yang mencapai 1,16 juta USD.

Beban kematian prematur pasien TB yang tidak mendapat perawatan dapat mencapai 20 kali lipat ($8.800) dari pasien yang mendapat perawatan. Hal yang sama juga terjadi pasien MDB-TB dimana beban biaya pasien yang tidak mendapat perawatan 7 kali lipat lebih besar ($14.333).

Biaya Layanan TB

Berdasarkan target Kementerian Kesehatan untuk penemuan dan pengobatan, total biaya pemberian pelayanan untuk seluruh wilayah negara diproyeksikan meningkat dari sekitar 85 juta US$ pada tahun 2013 menjadi 118 juta US$ pada tahun 2016. 

Rerata biaya pengobatan kasus TB pada tahun 2014 akan menjadi 228 US$ dan rerata biaya pengobatan untuk kasus MDR-TB akan menjadi 10.027 US$.

Sebagai contoh data di Jawa Tengah dana yang diperlukan untuk mencapai target tahun 2014 diestimasikan sebesar 12,8 juta US$ dan diperkirakan akan meningkat menjadi 14,0 juta US$ pada tahun 2016
Nilai tengah (median) biaya untuk seorang pasien TB sebesar Rp.339.000,- untuk fase diagnosis, Rp.509.000,- untuk fase pengobatan intensif dan Rp.790.000,- untuk fase kelanjutan pengobatan

Nilai tengah (median) untuk biaya MDR-TB jauh lebih tinggi yaitu sebesar Rp.450.000,- untuk fase diagnosis, Rp.10.453.000,- untuk fase pengobatan intensif, dan Rp.11.893.000,- untuk fase kelanjutan pengobatan MDR-TB

Berikut salah satu metode yang digunakan untuk menghitung biaya TB
Metode Alat Hitung yang dikembangkan MSH & Kemenkes Indonesia
Sumber di sini
Metode penghitungan biaya pelayanan TB tersebut menggunakan asumsi sebagai berikut :
  • Semua asumsi pembiayaan dapat sepenuhnya disesuaikan dan mudah diperbaharui dalam alat penghitungan
  • Hitungan berdasarkan data 2011 dan diproyeksi hingga tahun 2021
  • Simulasi hitungan ini, laju pertumbuhan masyarakat tahunan adalah 1%
  • Biaya inflasi nasional adalah 4.5%
  • Biaya ditampilkan dalam US$
  • Biaya dari biaya rawat inap pasien untuk sementara menggunakan tarif yang dikumpulkan dari rumah sakit
Berdasarkan model penghitungan di atas, maka perlu diketahui :
  • Proyeksi Kasus dan kejadian TB  2011- 2015
Dengan penghitungan menggunakan simulasi di atas, data yang di tahun 2011,  tim peneliti memproyeksikan bahwa hingga tahun 2015 akan terjadi penurunan insidensi TB yang diikuti dengan peningkatan penemuan kasus TB (Case notification rate).
Sumber di sini
  • Proyeksi Komponen Biaya Layanan Kesehatan (Service Delivery Cost in US$)
Biaya per kapita program TB, proporsi untuk obat TB dan MDR-TB dan pelayanan Monitoring TB dan MDR-TB semakin lama semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kasus dan inflasi.
Sumber di sini
Program TB Dalam BPJS

Ada 3 skenario dalam BPJS untuk program TB. Skenario ini berdasarkan proyeksi roadmap BPJS 40% yang ditanggung saat ini (Gabungan Jamkesman, PT Askes & Jamsostek) hingga mencakup 100% pada tahun 2019.
  • Skenario 1 
BPJS menanggung seluruh layanan TB di fasilitas kesehatan, termasuk obat TB dan MDR-TB, laboratorium, dan lainnya. Terlihat bahwa dengan cakupan yang semakin besar, maka beban biaya BPJS akan menjadi semakin besar pula.
Sumber di sini
  • Skenario 2
Program TB ditanggung sepenuhnya oleh BPJS kecuali obat TB dan MDR-TB serta reagen untuk diagnostik TB. Dapat dilihat bahwa diagnostik dan obat sangat besar biayanya.
Sumber di sini
  • Skenario 3
Program TB di fasilitas kesehatan ditanggung sepenuhnya oleh BPJS kecuali obat TB dan MDR-TB yang ditanggung oleh pemerintah. Dalam skenario 3 ini, semakin lama beban BPJS akan semakin besar akibat dari semakin besarnya cakupan pelayanan untuk MDR-TB. Pada akhirnya, total biaya tersebut diproyeksikan kurang lebih mencapai 50% - 50% antara pemerintah dan BPJS.
Sumber di sini 
Berdasarkan biaya per kapita, Pemerintah pasti akan membiayai orang-orang yang belum tercakup dalam BPJS dan seluruh penduduk termasuk yang tercakup dalam BPJS untuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya upaya kesehatan masyarakat (UKM) atau komponen-komponen tertentu dalam pelayanan TB. Sedangkan BPJS hanya akan menanggung beban biaya dari anggota BPJS. Dampak baya per kapita di tahun 2014 dapat dilihat pada gambar berikut.
Sumber di sini
Catatan :  Obat-obatan yang disedikan pemerintah dan donor tidak dimasukkan dalam perhitungan premi yang hendak ditetapkan dalam jaminan kesehatan nasional

Penutup

Indonesia harus memiliki komitmen untuk mandiri dari donor, terutama Global Fund (GF) seperti yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit, Penyehatan Lingkungan Kementerian (PP&PL), Direktur Pengendalian Penyakit Menular Langsung (PP&ML) dan Kementerian Kesehatan RI.

Pemerintah mengharapkan, pada tahun 2016, 80% dari seluruh kebutuhan pendanaan untuk pelayanan program TB dapat bersumber dari domestik.  Pemerintah telah menyusun tiga kunci strategis dalam menghadapi keberlanjutan pembiayaan program TB, yaitu :
  • Meningkatkan alokasi pembiayaan pemerintah baik pusat maupun daerah 
  • Meningkatkan pembiayaan asuransi dan kontribusi swasta sebagai contoh CSR 
  • Penerapan program secara cost-effectiveness dan efisien yaitu tetap menerapkan program DOTS.
Keberhasilan program DOTS akan memulihkan penderita usia produktif kembali bekerja. Sehingga akan memiliki pengaruh positif terhadap beban ekonomi negara.

Oleh karena itu marilah kita dukung upaya pemerintah dalam mengatasi beban yang ditanggung akibat TB, baik itu beban ekonomi maupun kematian. Caranya adalah memperkecil beban ekonomi dan kematian akibat TB yaitu dengan : Melakukan pencegahan TB & pengobatan penderita TB sampai tuntas.

Setiap pencegahan kasus TB dapat menghemat beban biaya yang dikeluarkan pemerintah. 
  • Untuk TB, pencegahan kasus dapat menghemat biaya sistem kesehatan hingga $171 dan mengemat pengeluaran keluarga hingga $791. 
  • Untuk MDR-TB, biaya yang dapat ditekan mencapai $4,972 dan beban keluarga mencapai $4,077. 
Oleh karena itu, pembiayaan TB yang hanya kurang lebih sebesar $20 cents per kapita dapat memberikan kontribusi yang besar dalam menurunkan kasus TB menjadi MDR-TB, melindungi individu dari kemiskinan,  dan membangun ekonomi bangsa Indonesia. Berikut ilustrasi biaya yang dikeluarkan 1 kasus yang diobati dan tidak. Dimana menunjukan pengobatan TB yang tuntas menghemat biaya dan menurunkan beban ekonomi akibat TB.
Sumber di sini
Sebagai warga negara Indonesia yang baik mari kita bersama-sama membantu pemerintah untuk memperkecil beban ekonomi yang harus ditanggung akibat TB yaitu dengan melakukan pencegahan TB dan mendukung upaya pengobatan penderita TB melalui :
  • Memiliki gaya hidup sehat (lingkungan maupun diri sendiri) serta menyebarkan pola hidup sehat tersebut ke orang lain. Pola hidup sehat akan meningkatan kekebalan tubuh sehingga dapat mencegah tertular TB.
  • Mencegah dan melindungi anak dari TB dengan vaksinasi BCG.
  • Menemukan penderita TB di sekitar kita dan mengajaknya untuk memeriksakan diri
  • Menyebarkan pengetahuan tentang TB kepada orang lain.
  • Menolong dan memotivasi pasien TB agar sembuh dengan menuntaskan pengobatannya, menjadi PMO, memberikan pengertian tentang gaya hidup yang baik, lingkungan yang sehat dan makanan yang bergizi.
  • Tidak memberikan stigma negatif pada penderita TB.
  • Untuk MDR TB dapat dilihat di sini.
  • Untuk TB pada ODHA dapat dilihat di sini.

Jika ingin mengetahui informasi tentang TB lebih lanjut, silahkan akses informasinya di :
Web          : http://www.tbindonesia.or.id/
Facebook : Stop TB Indonesia
Twitter       : @StopTBIndonesia

Tulisan ini diikutkan dalam Blog CompetitionTemukan dan Sembuhkan Penderita TB, Serial 6 dengan tema Beban Ekonomi dan Kematian Akibat TB.

#SembuhkanTB @TBIndonesia

Sumber Pustaka :

Indonesia TB Program Economic Burden & Service Delivery Cost
Buletin Penelitian Sistem Kesehatan
http://blog.tbindonesia.or.id
http://www.kpmak-ugm.org

Artikel terkait :

Serial 1
Serial 2
Serial 3
Serial 4
Serial 5
Serial 7
Serial 8

Minggu, 01 Juni 2014

TAMAN BUNGKUL : WISATA LENGKAP JASMANI & ROHANI

Taman Bungkul (Dokumentasi pribadi)
Sahabat yang pernah berkunjung atau tinggal di Surabaya pastinya pernah ke Taman Bungkul, atau minimal melewatinya. Bagi yang belum pernah berikut ulasan tentang Taman bungkul yang menyimpan potensi wisata. Paket wisata yang lengkap karena meliputi wisata jasmani dan rohani.

Taman Bungkul terletak di jantung kota Surabaya dan menempati area sekitar 900 meter persegi. Tepatnya di Jalan Raya Darmo di pusat kota Surabaya. Jalan Raya Darmo adalah sebuah jalan protokol yang sangat penting sebagai akses keluar masuk kota Surabaya. Setiap hari Minggu ruas jalan yang lebar ini dengan rute terpanjang di antara jalan-jalan lain digunakan untuk car free day.

Taman Bungkul yang diresmikan pada tanggal 21 Maret 2007 ini merupakan taman wisata kota yang menawarkan paket lengkap. Paket lengkap tersebut berupa wisata jasmani dan rohani.

WISATA JASMANI

Berbagai fasilitas yang menunjang wisata jasmani terutama yang berkaitan dengan kesehatan dan kebugaran tubuh alias olah raga. Adapun fasilitas tersebut adalah sebagai berikut :

Jogging Track


Jogging Track (Dokumentasi pribadi)
Jogging Track (Dokumentasi pribadi)

Taman Bungkul memiliki jogging track yang panjang dan lebar yang tertata indah dan bersih yang membentang. Bagi anda yang gemar jogging atau jalan kaki fasilitas ini bisa digunakan. Saya jamin anda akan menyukai tempat ini.

Plaza atau Amfiteater


Plaza (Dokumen pribadi)

Plaza (Dokumen pribadi)
Plaza atau amfiteater ini biasanya kalau pagi digunakan untuk senam bersama. Namun juga bisa digunakan sebagai panggung untuk live performance berbagai jenis entertainment. Bentuk yang melingkar dengan diameter sekitar 33 meter tersebut sangat cocok untuk menikmati sebuah pertunjukan.

Area Akupresur


Area Akupresur (Dokumen pribadi)
Akupresur adalah salah satu pengobatan alternatif yang berasal dari Cina. Terapi akupresur dilakukan dengan cara melakukan pemijatan pada lokasi tertentu di tubuh manusia. Pemijatan dengan benda tumpul atau ujung jari dan siku tanpa melukai permukaan kulit. Tujuannya untuk menyeimbangkan kondisi tubuh dan memberikan energi positif dalam tubuh. Telapak kaki dan tangan mengandung banyak titik-titik akupresur. Dengan berjalan di atas batu tumpul yang menonjol adalah salah satu cara sederhana pelaksanaan akupresur.

Di Taman Bungkul terdapat area akupresur. Sepanjang pengamatan saya para lansia yang lebih banyak berada di area ini dengan berjalan kaki tanpa pakai alas kaki.

Skateboard track & BMX track


Skateboard track & BMX track (Dokumen pribadi)

Skateboard track & BMX track (Dokumen pribadi)
Bagi penggemar skateboard atau BMX, Taman Bungkul menyediakan area khusus untuk mereka yaitu Skateboard track & BMX track. Para penggemar hobi ini akan di tantang dengan track yang mengasyikkan. Beberapa perkumpulan penggemar skateboard dan BMX sering menggunakan fasilitas ini sebagai ajang silaturahmi atau even lomba.

Taman Bermain Anak-anak


Taman Bermain Anak-anak (Dokumen pribadi)
Taman Bungkul juga memiliki fasilitas taman bermain bagi anak-anak. Berbagai jenis permainan ada di sini, seperti ayunan, prosotan, jungkat-jungkit, panjatan dan sebagainya. Anak-anak akan senang bermain di taman ini, apalagi ditunjang keindahan, keteduhan dan kebersihan tamannya.

Fasilitas Lain

Berbagai fasilitas lain juga tersedia di Taman Bungkul ini seperti zona akses WiFi gratis, telepon umum, toilet, tempat sampah di berbagai tempat. Selain itu juga tersedia tempat duduk di berbagai sudut di taman ini untuk melepas penat dan lelah anda.

Berbagai papan petunjuk dan larangan terlihat jelas di Taman Bungkul ini. Ada loket informasi yang akan membantu anda jika mengalami kebingungan. Walikota Surabaya, Bu Risma  juga menempatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) selama 24 jam penuh untuk menjaga keamanan dan menjaga agar taman ini tidak digunakan sebagai tempat berpacaran dan perbuatan tak senonoh yang kelewat batas.


Telepon umum & Informasi (Dokumentasi pribadi)

Salah satu papan larangan (Dokumentasi pribadi)

Tempat duduk (Dokumentasi pribadi)

Tempat duduk di sisi lain (Dokumentasi pribadi)

Tempat sampah tersedia di banyak tempat (Dokumentasi pribadi)
Pujasera

Pedagang kaki lima mempunyai area tersendiri di Taman Bungkul ini. Sehingga kesan rapi tampak terlihat. Berbagai kuliner tersedia di sini dari menu lokal hingga internasional. Saya pribadi sangat tertarik dengan makanan khas Jawa Timur seperti rawon, pecel, tahu tek, rujak cingur dan sebagainya. 

Rawon kalkulator adalah salah satu daya tarik di tempat ini. Selain rasanya enak ada yang unik di sini yaitu namanya. Usut punya usut kenapa di sebut rawon kalkulator? Apakah karena pedagangnya menggunakan kalkulator? Ternyata bukan. Yang menjadi kalkulator adalah pegawai yang dengan cepatnya menghitung rupiah yang harus dibayar secara mencongak tanpa alat dan tanpa ditulis. Dia laksana "kalkulator" yang berjalan.


Salah satu menu : Bubur Ayam (Dokumentasi pribadi)
WISATA ROHANI & RELIGI

Taman Bungkul merupakan tujuan wisata atau taman wisata kota yang lengkap. Selain merupakan taman wisata jasmani juga merupakan wisata rohani serta religi.

Keindahan Taman

Keindahan taman yang dipadu dengan keteduhan serta kebersihan menjadikan Taman Bungkul menjadi wisata rohani yang asri. Rasa penat di badan dan beban yang ada di pikiran menjadi lega melihat keasrian taman ini. Pengunjung akan dimanjakan dengan bunga-bunga yang indah dan air mancur yang menyejukkan hati. Sungguh suatu tempat yang menyejukkan jiwa sehingga kita akan betah berjam-jam di taman ini.


Arsitektur yang indah (Dokumentasi pribadi)
Air mancur (Dokumentasi pribadi)
Bunga (Dokumentasi pribadi)
Bunga (Dokumentasi pribadi)
Bunga (Dokumentasi pribadi)
Mbah Bungkul

Taman bungkul adalah taman yang luar biasa. Di balik keindahan dan keasriannya terdapat sebuah komplek makam. Komplek makam ini adalah destinasi wisata religi. Komplek makam tersebut adalah komplek makam Sunan Bungkul atau sering disebut sebagai Mbah Bungkul.

Konon menurut juru kunci makam, Sunan Bungkul atau Mbah Bungkul ini adalah Empu Supa, seorang ahli pembuat keris dan tokoh masyarakat serta pemuka agama pada masa kerajaan Majapahit di abad XV.

Beliau adalah tetua desa Bungkul. Sekitar 600 tahun silam, Raden Rahmat atau Sunan Ampel menempuh perjalanan dari Trowulan Majapahit menuju Kalimas di Ampel Denta pernah singgah dan bertemu dengan Empu Supa di Bungkul. Atas dakwah Sunan Ampel, Empu Supa kemudian memeluk agama Islam dan berjuluk Ki Ageng Mahmudin. Karena menghuni desa Bungkul, Ki Supa akhirnya lebih dikenal sebagai Sunan Bungkul.

Ikatan kedua sunan ini berlanjut hingga kemudian Sunan Bungkul menjadi mertua Raden Rahmat. Penyebaran agama Isalam menjadi cepat berkembang karena bantuan Mbah Bungkul yang aktif berdakwah di Surabaya Selatan. 

Sosok Mbah Bungkul diyakini sebagai salah satu wali besar di Surabaya. Banyak peziarah yang berkunjung ke makam Sunan Ampel merasa tidak lengkap jika  belum berkunjung ke komplek makam Mbah Bungkul di area Taman Bungkul ini. Selain itu di komplek makam ini terdapat masjid sebagai tempat beribadah.


Gerbang makam Mbah Bungkul (Dokumentasi pribadi)

Makam Mbah Bungkul (Dokumentasi pribadi)
Masjid di komplek makam (Dokumentasi pribadi)
PRESTASI

Taman Bungkul meraih penghargaan The 2013 Asian Townscape Award dari Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai Taman Terbaik se-Asia pada tahun 2013.

O ya, di taman ini banyak saya jumpai berbagai kelompok-kelompok. Seperti kelompok sepeda, skateboard, kelompok peduli lingkungan yang saling berkumpul bertukar pengetahuan ataupun even lomba. Tak jarang juga sebagai tempat untuk "kopi darat" atau pertemuan kelompok di dunia maya melalui jejaring sosial. 

Apakah Warung Blogger juga tertarik untuk mengadakan kopi darat di sini ? Saya pribadi sangat mendukung ide tersebut.


Salam








Sabtu, 31 Mei 2014

ACCIO TIKET KE INGGRIS, DENGAN PORTKEY MR. POTATO

Kata orang bijak : gantungkanlah cita-citamu setinggi langit. Salah satu cita-citaku adalah keliling dunia. Namun cita-cita keliling dunia itu masih dalam sebatas mimpi. Namun bukankah semua hal berawal dari mimpi? Lebih penting lagi bukan sekedar mimpi tetapi bangun dan mewujudkannya.

Bagaimana mewujudkan mimpi keliling dunia? Jawabannya ya menabung. Pasti butuh banyak biaya untuk itu. Tapi bagaimana bisa menabung? Dana untuk biaya kuliah spesialisasi yang kujalani ini sangat banyak. Jadinya mimpi itu harus ditunda, menunggu lulus dan bekerja lagi.

Tapi untunglah ada Mr. Potato yang baik hati (menjadi portkey-ku menurut novel Harry Potter), yang memberikan tiket gratis ke Inggris. Inggris adalah salah satu tujuan keliling duniaku.

Kenapa ke Inggris?

Ada beberapa alasan kenapa saya ingin mengunjungi Inggris.

1. Mengunjungi tempat yang berkaitan dengan novel favoritku

Enid Blyton (Sumber di sini)
Sejak SD aku suka membaca cerita petualangan karya Enid Blyton. Baik itu Lima sekawan, Pasukan Mahu Tahu, Sapta Siaga, Si Badung, Malory Towers, St. Claire dan lainnya. Bahkan aku pernah menjadi juara 3 peminjam terbanyak perpustakaan saat SMP. Meskipun kalau dilihat dengan teliti kebanyakan yang kupinjam adalah buku fiksi. Aku jadi malu sendiri.


Agatha Christie (Sumber di sini)
Aku juga menyukai novel karya penulis Inggris yang lain seperti Sir Conan Doyle yaitu cerita tentang detektif Sherlock Holmes. Juga karya-karya novelis Agatha Christie. 

Sampai era yang sangat mengagumkan yaitu era Harry Potter karya J.K Rowling.

Penulis-penulis tersebut di atas membawaku berimajinasi ke Inggris. Banyak tempat-tempat yang digambarkan dalam novel-novel tersebut yang membuatku berkata pada diriku sendiri, "Aku harus mengunjungi Inggris!"

Aku memiliki hobi menulis dan fotografi ditambah suka travelling. Jadi klop rasanya mengabadikan kunjungan ke Inggris nanti dalam bentuk tulisan dan foto.

Mengunjungi Pedesaan di Inggris


Corfe castle yang ada dalam cerita Lima Sekawan
(Sumber di sini)
Karya-karya Enid Blyton banyak bercerita tentang pedesaan dan suasana sekolah di Inggris. Hmm alangkah asyiknya bisa menikmati hijaunya rumput yang dihiasi bunga-bunga yang indah saat musim semi dengan bersepeda dengan bekal sandwich dan limun. Menikmati lamanya siang saat musim panas, daun-daun yang berguguran ketika musim gugur dan bermain salju saat musim dingin.

Di tambah kastil-kastil tua yang digambarkan, menambah rasa penasaran. Siapa tahu nanti menemukan harta karun juga.


Train to Churston Sation (Sumber di sini)
Agatha Christie juga menggambarkan banyak keindahan desa di Inggris, meskipun kisah tulisannya banyak bercerita tentang kriminal. Salah satu contoh adalah gambar di berikut ini yaitu suasana di Greenway (daerah antara Paignton to Dartmouth Railway), rumah Agatha sendiri. Dimana ia naik kereta dan turun di Churston Station. Suasana di kereta ini muncul dalam novelnya yang berjudul "The ABC Murders" dan "Dead Man's Folly".

Mengunjungi Museumnya Sang Novelis

Torquay Museum (Sumber di sini)
Selain itu saya ingin berkunjung museum Agatha Christie yaitu Torquay Museum. Di mana di tempat ini sering diadakan pameran dan terdapat buku, foto-foto tentang Agatha Christie.

Wah pasti akan menyenangkan karena saya akan mengenal lebih dalam tentang Agatha Christie salah satu penulis favorit saya.




Museum Sherlock Holmes (Sumber di sini)
Katenaran detektif Sherlock Holmes tidak diragukan lagi. Bahkan cerita tentang detektif tersebut berulangkali diangkat ke layar lebar ataupun serial TV. The Guinness World Records mencatat bahwa Sherlock Holmes adalah "tokoh paling sering digambarkan dalam film" dengan lebih dari 70 aktor memainkannya dalam lebih dari 200 film.

Oleh karena itu tidaklah afdol jika tidak berkunjung ke Sherlock Holmes Museum yang berada di 221B Baker Street London. Museum ini dikenal sebagai apartemen Sherlock Holme, dimana terdapat sebuah toko yang menjual koleksi Sherlock Holmes.


Mengunjungi dunia Sihir Harry Potter


JK Rowling (Sumber di sini)
Kunjungan selanjutnya adalah ke dunia sihir karya JK Rowling yang fenomenal itu. Berkat novel Harry Potter ini menjadikan JK Rowling menjadi wanita yang lebih kaya dibandingkan Ratu Inggris. Novel yang mampu menyihir para pembacanya ini konon lahir ketika JK Rowling sedang naik kereta api. Wow sungguh luar biasa.

Harry Potter bocah ajaib yang tetap hidup meski dikutuk Lord Voldemort. Dalam novel Harry Potter sihir kuno yang melindungi Harry Potter dari kutukan maut adalah cinta dan doa sang ibu Lily Potter. Bahkan kutukan tersebut berbalik arah dan membunuh Lord Voldermort untuk sementara. 

Membaca 7 novel Harry Potter kita akan dibawa ke negeri Inggris yang didalamnya ada 2 dunia yaitu dunia muggle dan dunia Sihir. Banyak hal yang bisa dipetik dari novel ini tentang persahabatan, kebenaran, kejahatan, arti kebahagiaan, pengorbanan dan sebagainya. Namun satu hal yang kurasakan ternyata aku tersihir untuk datang ke London melihat tempat-tempat yang ditulis novel tersebut maupun yang tergambar di film.

Mengunjungi The Making of Harry Potter WB Studio Tour


Harry Potter WB Studio Tour (Sumber disini)
Untunglah Warner Bros perusahaan film besar yang memegang lisensi pembuatan film dari ke tujuh novel JK Rowling berbaik hati membuat Harry Potter Studio Tour. Untuk lebih lengkapnya baca di sini

Di WB studio tour ini kita bisa melihat di balik pembuatan film Harry Potter. Pengunjung akan berkesempatan untuk melihat set otentik, menemukan keajaiban khusus dan efek yang memukau di balik layar serta rahasia dari film Harry Potter.

Berjalan di atas lantai batu asli dari ikon Hogwart Great Hall, menghadapi makhluk animatronik dan mengembara ke bawah Diagon Alley. Pengunjung akan menghidupan kembali keajaiban melalui mata pembuat film yang membawa film Harry Potter nyata.

Pengunjung dapat merasakan masuk ke ruang kepala sekolah Hogwart Dumbledore, mengunjungi kelas Ramuan Profesor Snape, bertamu ke The Burrow-rumah keluarga Weasley dan mencoba naik sapu terbang di ruang green screen. Selain itu pengunjung bisa melihat kastil Hogwart, naik motor Hagrid, melihat Knight Bus. Juga bisa belajar koreografi menggunakan tongkat sihir, duel dengan Death Eater. Wow sungguh mengagumkan. 


Toko Studio (Sumber di sini)
WB studio tour ini pengunjung juga bisa melihat kostum Quidditch dan berbelanja di toko studio. Berbagai item bisa dibeli para pengunjung, seperti replika tongkat sihir, berbagai rasa dari Bertie Bott's Beans dan Chocolate Frogs, juga kostum dari 4 menara Hogwart.

Wah bikin ngiler saja, ingin rasanya berkunjung ke WB Studio Tour The Making of Harry Potter. Cari portkey, please Mr. Potato, bawa aku ya.

2. Berkunjung ke 7 Ikon Inggris

Buckingham Palace


Buckingham Palace (Sumber di sini)
Destinasi ini jelas akan kupilih. Ingin rasanya berkunjung ke tempat kediaman Yang Mulia Ratu Elizabeth. Konon kabarnya istana yang terletak di kota Westminster ini interiornya masih asli dengan hiasan dari abad ke-19. Tempat ini merupakan tempat yang menjadi kunjungan favorit para wisatawan yang berkunjung ke Inggris.

Sebenarnya yang lebih membuat saya penasaran adalah prajurit istana Buckingham. Katanya para prajurit ini akan tetap diam tanpa merubah posisinya sampai jam jaganya selesai. Keren. Saya ga habis pikir dan benar-banar ingin membuktikannya. Mr. Potato bawa aku ke sana ya. Please.



Big Ben (Sumber di sini)
Menara Jam Big Ben

Menara Jam Big Ben merupakan landmark yang paling terkenal di Inggris, menjadi tujuan pertama para turis yang datang ke Inggris. Kabarnya Big Ben ini merupakan tempat di mana sejarah peradaban modern dimulai. Big Ben ini berdentang tiap 15 menit sekali dan suaranya bisa terdengar sampai radius 8 kilometer. Luar biasa. Keren. Wah tambah ingin segera pergi ke Inggris nih.






Westminster Abbey (Sumber di sini)

Katedral Westminster Abbey

Westminster Abbey adalah sebuah katedral yang berarsitektur gothic. Katedral ini merupakan tempat penobatan sekaligus tempat pemakaman. Beberapa ilmuwan terkenal seperti Charles Darwin dan Sir Isaac Newton di makamkan di sini. Wah ingin rasanya berziarah di sana. Makam ilmuwan yang selama ini kukenal hanya lewat buku pelajaran sekolahku. Pada tahun 1987 Westminster Abbey ini terdaftar jadi situs warisan budaya UNESCO.

Trafalgar Square

Trafalgar Square (Sumber di sini)
Trafalgar Square merupakan alun-alun tempat berkumpulnya saat ada acara-acara besar seperti royal wedding. Menurut sejarah nama awal alun-alun ini adalah King William VI Square, namun kemudian diubah untuk memperingati pertempuran Trafalgar. Pertempuran Trafalgar adalah pertempuran heroik angkatan laut Inggris yang mampu mengalahkan pasukan Napoleon. Di sini terdapat monumen dengan tinggi 50 meter.


London Eye (Sumber di sini)
London Eye

London eye adalah sebuah wahana bianglala besar yang dapat mengangkut 800 penumpang, dengan tiap putarannya membutuhkan waktu 30 menit. Melalui wahana ini kita bisa melihat lanskap kota London dari ketinggian. Saat malam hari London Eye ini akan berhiaskan lampu-lampu yang indah sehingga menambah eksotisnya. Hmm. Pasti akan menjadi pengalaman yang menakjubkanmenaiki London Eye ini.

Museum Beatles
Museum Beatles (Sumber di sini)

Kunjungan wajib berikutnya adalah ke Museum Beatles. Disini kita bisa mengetahui kisah perjalanan dan perjuangan grup Beatles dalam mencapai kesuksesan di karir musik mereka. Lagu Hey Jude adalah salah satu lagu favorit saya. Ada formula yang unik untuk menghafalkan lagu ini. Kalu penasaran sama formulanya klik di sini ya.





Stasiun King Cross


King Cross Station (Sumber di sini)
Stasiun ini menjadi semakin terkenal setelah ada Novel Harry Potter. Dalam novel tersebut setiap kali Harry dan teman-teman berangkat ke sekolah Hogwart mereka dengan kereta api. Kereta tersebut ada di stasiun King Cross namun masuk melalui peron 9 3/4. Nah loh. ternyata ada tuh di sana. Tapi kira-kira bisa menembus temboknya atau tidak ya? Jadi ingin membuktikannya nih. 




3. Berkunjung ke 7 Station Bola Legendaris


Old Trafford Stadium (Sumber di sini)
Dunia sepak bola Inggris adalah salah satu yang terbaik di dunia. Bahkan Liga Utama Inggris menjadi tontonan favorit saya. Di Inggris sendiri ada tujuh stadion bola yang legendaris yaitu Old Trafford-Manchester United (klub favorit saya), Standford Bridge-Chelsea, Emirates Stadium-Arsenal, White Hart Lane-Tottenham Hotspur, Etihad Stadium-Manchester City, Anfield-Liverpool dan Goodison Park-Everton. Wah-wah kalau kesampaian di sana pasti aku sukacita luar biasa. Apalagi jika bisa menginjakkan stadion Old Trafford-MU, bisa jingkrak-jingkrak aku. Apalagi kalau bisa berfoto bersama-sama bintang-bintang MU, luar biasa pastinya.

4. Berkunjung ke British Library


British Library (Sumber di sini)
Perpustakaan British adalah perpustakaan yang terbesar di dunia berdasarkan koleksi jumlah item. Perpustakaan British ini juga dikenal dengan nama Perpustakaan Britania dan merupakan perpustakaan nasional negara Inggris. Perpustakaan ini berisikan lebih dari 170 juta item yang setiap tahunnya koleksinya akan bertambah sekitar 3 juta item. Wah luar biasa.

Sebagai penggemar buku saya ingin sekali pergi ke tempat ini. Meskipun jelas tidak akan meminjam bukunya. Minimal merasakan sensasi berada dalam gudang ilmu terbesar di dunia.

Jadi jelas bukan mengapa saya ingin pergi ke Inggris sebagai salah satu tujuan keliling dunia saya. Tidak salah memilih Inggris sebagai destinasi wisata. Kalau di novel Harry Potter ada beberapa transportasi di dunia sihir. Saya akan memakai portkey. Portkey adalah benda yang dipakai penyihir untuk untuk mengangkut penyihir ke tempat lain pada waktu yang sudah ditentukan. Saya tahu portkey tersebut adalah Mr. Potato


Dokumentasi pribadi
Sambil melambaikan tongkat saya, "Accio tiket ke Inggris" dan pegang Mr. Potato sebagai portkey. Jadilah saya ke Inggris. Amin.


Dokumen pribadi