Rabu, 26 Maret 2014

REHABILITASI PADA WEANING VENTILATOR MEKANIK

Sumber gambar : http://jama.jamanetwork.com

Rehabilitasi pasien pada weaning ventilator mekanik meliputi : 
(Download artikel lengkapnya di link di bawah artikel ini ya. Gratis)

1. Rehabilitasi dini pasien dengan ventilator mekanik
Bukti yang berkembang bahwa rehabilitasi fisik di ICU dimulai sedini mungkin yaitu 1 atau 2 hari setelah penggunaan ventilator mekanik yang layak, aman, dan menguntungkan. Manfaat rehabilitasi awal meliputi peningkatan kapasitas latihan dan status fungsional di rumah sakit, penurunan durasi ventilasi mekanik dan ICU serta rawat inap di rumah sakit lebih pendek (Tellez, 2012).

Pelaksanaan program rehabilitasi fisik awal layak di sebagian ICU, melalui penggunaan proses perbaikan kualitas yang terstruktur. Keberhasilannya membutuhkan pendekatan multifaset dan ketersediaan peralatan dan personil yang tepat sangat penting untuk menjamin keamanan rehabilitasi ICU.

Misalnya, pasien ventilasi mekanik membutuhkan pemantauan ketat selama ambulasi. Sebuah monitor jantung portabel dan pulse oksimeter memungkinkan pemantauan terus menerus dari tanda-tanda vital. Dukungan ventilator bertenaga baterai, ventilator portabel, atau bag-valve-mask sederhana yang sesuai.Sebuah walker umumnya diwajibkan untuk memberikan keseimbangan dan dukungan selama ambulasi dan kursi roda biasanya didorong belakang pasien untuk istirahat. Kombinasi staf yang terlatih  termasuk seorang perawat, terapis fisik, teknisi/asisiten dan terapis pernafasan diperlukan untuk membantu ambulasi pasien dengan ventilator mekanik (Tellez, 2012).

2. Latihan otot pernafasan intrinsik
Latihan otot pernafasan intrinsik bisa melalui beberapa metode
a. Metode dengan alat Inspiratory Treshold Loading (ITL)
b. Metode Inspiratory Resistive Loading (IRL)
c. Matode Voluntary Isocapneic Hyperpne (VIH)
Metode yang c atau VIH biasanya dipergunakan untuk kepentingan penelitian dan bukan untuk klinis.

Studi Martin et al melaporkan bahwa IMST dapat meningkatkan Maximal Inspiratory Pressure (MIP) dan weaning pada pasien yang mengalami kegagalan weaning dan IMST merupakan metode klinis yang dapat diterapkan dan aman untuk meningkatkan weaning pada pasien yang gagal weaning (Martin, 2011). 

3. Rehabilitasi lain pada pasien dengan ventilator mekanik
Terapi fisik dada pada pasien dengan intubasi dan ventilator mekanik > 48 jam dapat mengurangi VAP (Ventilator Associated Pneumonia) dibandingkan pasien tanpa diberikan terapi fisik dada.

Rehabilitasi pada pasien dengan ventilator mekanik diantaranya dengan melakukan turning secara regular jika tidak ada kontra indikasi, himidifikasi yang adekuat dan suction (penyedotan) dengan cara yang steril untuk meminimalkan penumpukkan sekret saluran nafas. Metode lain yang digunakan untuk mengurangi penumpukan sekret saluran nafas yang berlebihan adalah hiperflasi manual yang dikombinasi dengan terapi fisik dada. Namun tindakan hiperinflasi manual dan vibrasi dikontra indikasikan pada pasien dengan kardiovaskuler yang tidak stabil seperti aritmia dan curah jantung rendah.


Artikel selengkapnya bisa di download di link berikut :

1 komentar: